Minggu, 02 Juni 2013

Cara Membuat rangkaian Flip Flop

Persiapan

1.alat dan bahan

-PCB
-spidol
-komponen(2 resistor 470k, 2 Elco 100 microf,4led, 2 jumper 2 transistor c9013) 
-FeCl3
-solder,tenol,dan attraktor
-bor

2.  Langkah

a.  meyiapkan alat dan bahan
b.  mengambar rangkaian pada PCB dengan Spidol OM
c.  Melarutkan FeCl3 pada air hangat
d.  Melarutkan PCB dengan Larutan FeCl3
e.  Melubangi PCB dengan bor
f.  Memasang komponen 
g.  Mengetest Komponen

#Gambar rangkaian (click image to zoom)
pcb.jpg



3. Uji Coba
Arus berasal dari kutub + battery lalu mengalir ke LED dan mengalir ke komponen lain, fungsi transistor adalah untuk mengetur jalannya arus sedangkan ELCO berfungsi untuk menyimpan muatan (manghambat arus)

4. Hasil Pengukuran
Tegangan pada masing masing komponen setelah disalurkan di power suplay
LED1-> 2V R. 56k (1)-> 2,75V ELCO1 -> 0V
LED2-> 2V R. 56k (2)-> 2,75V ELCO1 -> 0V

5. Kesimpulan
Flip flop adalah rangkaian yang bisa mengalihkan arus secara bergantian dan otomatis. Flip flop yang baik adalah flip flop yang bisa membuat lampu menyala dengan bergantian secara teratur (rentang waktu pergantian lampu dan intensitas nyalanya  sama)

penjelasan diatas hanya bisa digunakan jika flip flop itu mengunakan transistor utuk pembagi arus.

Minggu, 03 Maret 2013

Bagian komputer,peralatan dan fungsinya


Bagian komputer,peralatan dan fungsinya
1. VGA CARD
VGA card merupakan bagian komputer, di dalam CPU yang berperan
penting untuk menampilkan output process ke monitor. Tanpa VGA
card, layar komputer tidak akan menampilkan apa-apa alias blank.
VGA card sendiri ada yang berupa slot tambahan ataupun bawaan
produsen motherboard atau disebut juga VGA on board.
Seperti apa bentuk VGA card tersebut? Silakan amati gambar dibawah
ini.
Bagian-bagiannya antara lain terdiri dari memory dan kipas sebagai
pendingin. Fungsinya sama, yaitu menampilkan teks dan gambar ke
monitor, hanya warna dan desain yang berbeda, tergantung pihak
manufaktur. Kipas dibutuhkan untuk mendinginkan komponen VGA
card yang panas, karena bagian ini bekerja cukup berat setiap saat.
VGA card yang terlihat diatas merupakan VGA tambahan, bukan on
board (tidak menyatu dengan motherboard). Keuntungan VGA card
non on board adalah kita dapat dengan mudah menggantinya dengan
yang baru apabila terjadi kerusakan atau ingin meningkatkan performa
grafis komputer kita.
2. CASING
Casing merupakan bagian komputer yang berfungsi sebagai pakaian
atau pelindung dari CPU. Bentuk yang umum adalah kotak persegi,
namun bisa dengan modifikasi bagi mereka yang senang
mengotak-atik casing ini.
Selain sebagai pelindung CPU, casing juga bisa berfungsi sebagai
pendingin tambahan. Karena biasanya, casing modern saat ini
dilengkapi dengan kipas pendingin yang jumlah nya bisa lebih dari satu
buah.
Fungsi lainnya yang utama adalah sebagai pondasi untuk
menempatkan berbagai bagian komputer lainnya, terutama CPU,
seperti motherboard, vga card, soundcard dan lain-lain.
Sebagai pelindung, casing bermanfaat melindungi bagian dalamnya
dari kotoran atau debu, dari benturan dengan benda lain, sehingga
bagian-bagian yang vital akan aman dan tidak cepat rusak.
Selain fungsi primernya tersebut, casing juga dapat tampil dengan
berbagai macam warna dan bentuk yang sesuai dengan keinginan kita.
Tentu saja casing hasil modifikasi ini harganya lebih mahal.
Yang terpenting dalam pemilihan casing adalah fungsi utamanya.
Sehingga komputer kita berada dalam keadaan yang aman dan
terlindungi.
3. POWER SUPPLY
Masih bagian dalam komputer, yang tersimpan dalam CPU yaitu power
supply. Sesuai dengan namanya power supply ini berfungsi
mengalirkan listrik ke setiap bagian komputer agar dapat berjalan.
Yang biasa dipakai di PC rumahan adalah jenis ATX. Untuk lebih
jelasnya lihat gambar di bawah ini.
Bagian belakang terdiri dari socket penghubung ke monitor dan power
listrik. Juga terdapat fan atau kipas angin, yang berfungsi
mendinginkan udara di dalam kotak power supply tersebut. Bagian
depan terdiri dari kabel-kabel kecil untuk mengalirkan listrik ke setiap
bagian di dalam CPU atau motherboard.
Tentu saja listrik yang mengalir sudah minim atau diperkecil.
Sedangkan di power supply itu sendiri voltase listrik masih besar,
sehingga dilarang keras menyentuhnya.
4. PROCESSOR
Tulisan ini lanjutan dari sebelumnya yang membahas isi dari CPU.
Kemarin sudah membahas mengenai motherboard, kali ini kita akan
membahas processor. Apa sih processor itu? Bagaimana bentuknya?
Fungsinya buat apa?
Dibawah ini akan coba dijelaskan apa itu processor. Processor
merupakan bagian yang sangat penting dari komputer. Ia bisa
diibaratkan sebagai otaknya komputer. Yaitu suatu sirkuit elektronik
yang berfungsi secara logik merespon dan mengolah segala intruksi
yang menghidupkan komputer.
Bagaimana sih bentuknya? Coba lihat gambarnya berikut ini.
Itu adalah gambar processor yang terbaru, baik dari Intel maupun
AMD.
5. MOTHERBOARD
Tulisan ini bagi yang ingin mengenal isi CPU, diantaranya motherboard
atau mainboard. Merupakan bagian induk atau utama yang berada
dalam CPU. Berfungsi sebagai papan circuit dari berbagai macam
komponen pendukung lainnya.
Seperti apa sih bentuk motherboard tersebut? Di bawah ini adalah
contoh gambar motherboard “Gigabyte GA-MA69GM-S2H”.
Anda lihat bagian yang berwarna-warni itu?
Itu merupakan tempat dudukan untuk memasang card-card yang
diperlukan, seperti VGA card, memory card, TV Tuner, Video card, dan
lain-lain.
6. KEYBOARD, MOUSE DAN MONITOR
Nah, ini bagian inputnya yang terdiri dari keyboard dan mouse. Tahun
1990-an input device hanya berupa keyboard saja. Perkembangan
selanjutnya mulai muncul mouse, pen (berbentuk pulpen). Saat ini
sudah ada yang input device berupa sentuhan jari (touch screen) dan
suara (kalima perintah). Yang umumnya dipakai untuk komputer
rumahan adalah keyboard dan mouse. Fungsinya tentu saja untuk
memasukan data.
Yang terakhir yaitu monitor, output sementara, karena hanya tampak
buat sementara saja di layar. Fungsinya untuk melihat hasil input
ataupun program yang sedang aktif.
PENJELASAN MEMORI BESERTA FUNGSI DAN GAMBAR
Saat ini istilah memori digunakan untuk menggambarkan ruang
penyimpanan data yang datang ke dalam chip komputer, dan kata
penyimpanan itu sendiri digunakan untuk menggambarkan memori
yang ada di dalam disk.
Selain itu, terkadang istilah memori biasanya digunakan pula sebagai
perangkat memori external atau perangkat memori yang bisa dibawa
kemana-mana. Beberapa komputer saat ini juga menggunakan
memori virtual, yang memiliki daya yang besar pada sebuah hardisk.
Setiap komputer saat ini telah dilengkapi dengan memori, dan
biasanya memori tersebut dinamakan memori utama atau disebut
dengan RAM. Di dalam sebuah komputer memori utama ditempatkan
dalam bentuk deretan kotak metal.
Setiap Komputer dapat menampung informasi dalam bentuk byte.
Komputer yang telah memiliki 1 megabyte memori dapat menampung
lebih dari satu juga bytes informasi atau character.
Ada beberapa tipe memori , dan dibawah ini adalah type dan
penjelasannya
• RAM (random Access memory): Memori ini adalah memori
utama. Istilah dari RAM ini digunakan untuk memori yang berfungsi
untuk membaca dan menuliskan data. Dengan fungsi tersebut
maka Anda bisa menjalankan dua aktifitas sekaligus, yaitu menulis
dari RAM dan membaca data dari RAM. Hal ini sangat berbeda
dengan ROM, yang hanya mengijinkan Anda untuk dapat membaca
data. Kebanyakan data memiliki tingkat ke stabilan yang kurang
dan hal tersebut menandakan bahwa tenaga listrik yang masuklah
yang mengatur jalannya konten pada RAM. Dan apabila
sewaktu-waktu tenaga listrik terputus, maka secara otomatis data
pada RAM akan hilang.
• ROM (read-only memory): Hampir sejumlah besar computer
memiliki ROM atau Read Only Memory yang memegang intruksi
untuk menyalakan sebuah computer. Tidak seperti RAM, ROM tidak
dapat digunakan untuk menulis Data.
• PROM (programmable read-only memory): A PROM adalah
chip memori yang dapat menyimpan program. Tetapi sekali PROM
digu0nakan, kita tidak akan dapat membersihkan dan menyimpan
kembali data lainnya.
• EPROM (erasable programmable read-only memory):
EPROM adalah jenis khusus dari memori PROM, dimana EPROM ini
dapat dihapus dengan menggunakan cahaya ultraviolet.
• EEPROM (electrically erasable programmable read-only
memory): EEPROM merupakan type khusus dari PROM, dimana
EEPROM ini dapat dihapus dengan menggunakan adanya tegangan
listrik.
SRAM (Static Random Access Memory)
Kata “statik” menandakan bahwa memori memegang isinya selama
listrik tetap berjalan, tidak seperti RAM dinamik (DRAM) yang
membutuhkan untuk “disegarkan” (“refreshed”) secara periodik. Hal
ini dikarenakan SRAM didesain menggunakan transistor tanpa
kapasitor. Tidak adanya kapasitor membuat tidak ada daya yang bocor
sehingga SRAM tidak membutuhkan refresh periodik. SRAM juga
didesain menggunakan desain cluster enam transistor untuk
menyimpan setiap bit informasi. Desain ini membuat SRAM lebih
mahal tapi juga lebih cepat jika dibandingkan dengan DRAM. Secara
fisik chip, biaya pemanufakturan chip SRAM kira kira tiga puluh kali
lebih besar dan lebih mahal daripada DRAM. Tetapi SRAM tidak boleh
dibingungkandengan memori baca-saja dan memori flash, karena ia
merupakan memori volatil dan memegang data hanya bila listrik terus
diberikan. Akses acak menandakan bahwa lokasi dalam memori dapat
diakses, dibaca atau ditulis dalam waktu yang tetap tidak
memperdulikan lokasi alamat data tersebut dalam memori. Chip SRAM
lazimnya digunakan sebagai chace memori , hal ini terutama
dikarenakan kecepatannya. Saat ini SRAM dapat diperoleh dengan
waktu akses dua nano detik atau kurang , kira kira mampu
mengimbangi kecepatan processor 500 MHz atau lebih.
EDO RAM (Extended-Data-Out RAM)
EDO RAM sebenarnya tidak lebih daripada satu peningkatan kepada
FPM RAM. Apa yang penting ialah ia mengiktiraf kebanyakan masa
apabila CPU meminta ingatan bagi sesuatu alamat tertentu, di samping
meminta beberapa alamat lain yang berdekatan. Di samping
mendesak setiap akses ingatan kembali segar, EDO RAM bergantung
pada lokasi akses sebelumnya bagi memecut akses ke alamat yang
berdekatan. EDO RAM mempercepatkan kitaran ingatan, dengan
meningkatkan prestasi di dalam ingatan sebanyak 40 peratus. Tetapi
EDO RAM hanyalah efektif bagi bas berkepantasan 66 Mhz dan ia boleh
dipercepatkan lagi dengan keupayaan pintasan yang terdapat pada
kebanyakan pemproses terkini seperti AMD, Cyrix dan Intel.
SDRAM (Synchronous Dynamic Random Access Memory)
Synchronous Dynamic Random Access Memory (disingkat menjadi
SDRAM) merupakan sebuah jenis memori komputer dinamis yang
digunakan dalam PC dari tahun 1996 hingga 2003. SDRAM juga
merupakan salah satu jenis dari memori komputer kategori solid-state.
SDRAM, pada awalnya berjalan pada kecepatan 66 MHz untuk
dipasangkan dengan prosesor Intel Pentium Pro/Intel Pentium
MMX/Intel Pentium II, dan terus ditingkatkan menjadi kecepatan 100
MHz (dipasangkan dengan Intel Pentium III/AMD Athlon), hingga
mentok pada kecepatan 133 MHz (dipasangkan dengan Intel Pentium
4 dan AMD Athlon/Duron). Popularitasnya menurun saat DDR-SDRAM
yang mampu mentransfer data dua kali lipat SDRAM muncul di pasaran
dengan chipset yang stabil. Setelah itu, akibat produksinya yang
semakin dikurangi, harganya pun melonjak tinggi, dengan permintaan
pasar yang masih banyak; dengan kapasitas yang sama dengan DDR
SDRAM, harganya berbeda kira-kira Rp. 150000 hingga 250000.
DDRAM (Double Data Rate RAM)
Untuk mengetahui komputer yang kita gunakan memakai DDRAM atau
SDRAM, kita menggunakan software bernama Everest. Selain
menggunakan software, kita bisa juga melihat secara fisik dari RAM
tersebut, yaitu dengan cara membaca pada RAM itu. Atau bisa juga
dengan melihat jumlah pembatas yang ada di RAM atau di
Motherboard. Jika pembatasnya berjumlah 1 buah, berarti
menggunakan DDRAM sedangkan jika pembatasnya berjumlah 2 buah,
berarti menggunakan SDRAM.
RDRAM
RDRAM ini memiliki jalur data yang sempit (8 bit) tapi kinerjanya tidak
dapat diungguli oleh DRAM jenis lain yang jalur datanya lebih lebar dari
RDRAM yaitu 16 bit atau bahkan 32 bit. Hal ini karena RDRAM ini
memiliki Memory Controller yang dipercanggih. Tentunya hanya
Motherboard yang mendukung RAMBUS saja yang bisa memakai
DRAM ini, seperti MotherBoard untuk AMD K7 Athlon. Akan tetapi, RAM
jenis ini dipakai oleh 3dfx, Inc,. untuk mempercepat proses
penggambaran obyek 3 dimensi yang penuh oleh poligon. Contoh
produk yang memakainya adalah 3dfx seri Voodoo4.
VGRAM (Video Graphic RAM)
Cip memori jenis VGRAM berfungsi dengan baik pada prestasi video
dan boleh menjumpainya pada kad video accelerator atau pada papan
induk yang memiliki teknologi video. Cip VGRAM biasanya digunakan
untuk menyimpan kandungan pixel bagi sebuah paparan grafik.
Penggunaan cip VGRAM akan memberikan prestasi video yang pantas
dan berupaya mengurangkan tekanan pada CPU. Cip VGRAM
melibatkan penggunaan dua port akses kepada sel memori dan salah
satu daripadanya digunakan secara tetap untuk menyegarkan paparan
dan yang satu lagi digunakan untuk mengubah data yang akan
dipaparkan. Penggunaan dua port dapat memberikan persembahan
video yang pantas berbanding dengan penggunaan cip DRAM dan cip
SRAM yang hanya memiliki satu port akses.
PROM (Programmable Read Only Memory)
PROM (Programmable Read Only Memory) merupakan sebuah chip
memory yang hanya dapat diisi data satu kali saja. Sekali saja program
dimasukkan ke dalam sebuah PROM, maka program tersebut akan
berada pada PROM seterusnya. Berbeda halnya dengan RAM, pada
PROM data akan tetap ada walaupun komputer dimatikan. Perbedaan
mendasar antara PROM dan ROM (Read Only Memory) adalah bahwa
PROM diproduksi sebagai memory kosong, sedangkan ROM telah
diprogram pada waktu diproduksi. Untuk menuliskan data pada chip
PROM, dibutuhkan ‘PROM Programmer‘ atau ‘PROM Burner’.
EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory
EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory) adalah sebuah
ROM yang dapat diprogram ulang dan dihapus. Berdasarkan proses
pengisiannya terdapat dua jenis EPROM, yaitu UV EPROM dan EEPROM.
UV EPROM (Ultraviolet EPROM) membutuhkan cahaya ultraviolet untuk
menghapus data yang ada di dalamnya, sedangkan EEPROM (Electrical
EPROM) yang hanya menggunakan aliran listrik saja dalam menghapus
atau mem-program ulang isinya.
EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory)
EEPROM merupakan kependekan dari Electrically Erasable
Programmable Read-Only Memory. EEPROM adalah tipe khusus dari
PROM (Programmable Read-Only Memory ) yang bisa dihapus dengan
memakai perintah elektris. Seperti juga tipe PROM lainnya, EEPROM
dapat menyimpan isi datanya, bahkan saat listrik sudah dimatikan.
EEPROM sangat mirip dengan flash memory yang disebut juga flash
EEPROM. Perbedaan mendasar antara flash memory dan EEPROM
adalah penulisan dan penghapusan EEPROM dilakukan dilakukan pada
data sebesar satu byte, sedangkan pada flash memory penghapusan
dan penulisan data ini dilakukan pada data sebesar satu block. Oleh
karena itu flash memory lebih cepat.
Dengan ROM biasa, penggantian BIOS hanya dapat dilakukan dengan
mengganti chip. Sedangkan pada EEPROM program akan memberikan
instruksi kepada pengendali chip supaya memberikan perintah
elektronis untuk kemudian mendownload kode BIOS baru untuk
diidikan kepada chip. Hal ini berarti perusahaan dapat dengan mudah
mendistribusikan BIOS baru atau update, misalnya dengan
menggunakan disket. Hal ini disebut juga flash BIO
FUNGSI SCANNER DAN FUNGSINYA
Scanner merupakan periferal komputer yang berguna untuk memindai
(men-scan) gambar atau dokumen dalam bentuk teks di atas kertas
kedalam dokumen komputer atau file komputer.
Scanner terbagi dua yakni: Hand-held Scanner dan Plat Bed Scanner
Scanner adalah peralatan elektronik yang berfungsi hampir menyamai
dengan mesin fotokopi. Mesin fotocopy hasilnya dapat langsung dilihat
pada kertas sedangkan scanner hasilnya ditampilkan pada layar
monitor komputer dahulu kemudian baru dapat dirubah dan
dimodifikasi sehingga tampilan dan hasilnya menjadi bagus yang
kemudian dapat disimpan sebagai file text, dokumen dan gambar.
Poskan Komentar

Cara crimping kabel UTP


Cara crimping kabel UTP
Pemasangan kabel sebenernya gampang-gampang susah, yuk kita coba
mempelajari cara crimping kabel UTP dengan Konektor RJ45.
Bahan-bahan yang dibutuhkan antara lain :
1. Konektor RJ45
Ini Konektor yang akan menancap ke setiap perangkat yang akan
dihubungkan, pemasangan harus mantap supaya komunikasi data juga bisa
maksimal.
2.Kabel UTP
Ini kabel penghubung kita. Kabel UTP sebenernya ada beberapa kategori,
biasanya yang dipake untuk LAN itu cat 5 dan 6.
3. Crimping Tool
Perangkat penting juga nih, digunakan untuk memasang kabel UTP ke
konektor.
4. Kabel Tester
Untuk memastikan kabel yang sudah dibuat bisa digunakan, bisa
menggunakan alat ini.
Oke deh, barang-barang sudah siap… mari kita mulai crimping…
• Kupas kulit kabel luar secukupnya, sisakan sekitar 2cm. kaya gambar
dibawah ini
• Ada 2 tipe crimping kabel (yg gwe tau) yaitu CROSSOVER dan
STRAIGHT.
• Urutkan kabel sesuai jenis kabel yang akan dibuat (cross atau straight)
ratakan bagian depan sebelum di masukan kedalam konektor.
• Masukan kabel kedalam konektor RJ45 dengan posisi konektor
menghadap ke atas (pengait konektor diposisi bawah) dan posisi pin no 1
di paling kiri.
• Kencangkan jepitan konektor pada kabel dengan menggunakan
crimping tool. sampai bunyi klik.
• Test kabel yang baru dibuat dengan menggunakan kabel tester.
Sambungan Straight dan sambungan Cross
Dari 8 kabel (4 pair) kabel UTP, yang terpakai sebetulnya hanya 4 kabel (dua
pair). dua kabel untuk TX atau transfer data dan dua kabel untuk RX atau
menerima data. Walaupun hanya empat kabel yang terpakai, kita tidak
boleh sembarangan mengambil kabel mana saja yang akan dipakai. Kabel
yang dipakai haruslah dua pair atau dua pasang. Tanda kabel satu pasang
adalah kabel tersebut saling melilit dan memiliki warnraigh a / stripe yang
sama. Menurut standar TIA/EIA-568-B pasangan kabel yang dipakai adalah
pasangan orange-orange putih dan hijau-hijau putih. Sementara pin yang
dipakai dari delapan pin yang dimiliki RJ-45 yang terpakai adalah Pin nomor
1-2 untuk TX, dan pin nomor 3-6 untuk RX. sementara nomor 4-5-7-8 tidak
terpakai untuk transmit dan receive data.
Standar 568 A memiliki kode warna kabel :
1. Putih hijau
2. Hijau
3. Putih oranye
4. Biru
5. Putih biru
6. Oranye
7. Putih coklat
8. Coklat
Standar 568 B memiliki kode warna kabel :
1. Putih oranye
2. Oranye
3. Putih hijau
4. Biru
5. Putih biru
6. Hijau
7. Putih coklat
8. Coklat
(Kabel diurut dari sebelah kiri, gagang pengait konektor ada dibawah)
Nah, kalo udah gini jelaskan… apa yang disebut kabel straight dan apapula
yang dibilang kabel cross….
STRAIGHT : kondisi dimana kedua ujung kabel memiliki urutan warna yang
sama (A-A atau B-B). Biasanya dipakai dari switch ke PC.
CROSSOVER : kondisi dimana kedua ujung kabel memiliki urutan berbeda
(A-B atau B-A). Biasanya dipakai dari PC ke PC.
Kabel UTP merupakan salah satu media transmisi yang paling banyak
digunakan untuk membuat sebuah jaringan local (Local Area Network),
selain karena harganya relative murah, mudah dipasang dan cukup bisa
diandalkan. Sesuai namanya Unshielded Twisted Pair berarti kabel pasangan
berpilin/terbelit (twisted pair)tanpa pelindung (unshielded). Fungsi lilitan ini
adalah sebagai eleminasi terhadap induksi dan kebocoran. Sebelumnya ada
juga kabel STP (Shielded Twisted Pair), untuk contoh gambarnya dapat
dilihat dibawah:
Terdapat beberapa jenis kategori kabel UTP ini yang menunjukkan kualitas,
jumlah kerapatan lilitan pairnya, semakin tinggi katagorinya semakin rapat
lilitannya dan parameter lainnya seperti berikut ini:
• Kabel UTP Category 1
Digunakan untuk komunikasi telepon (mentransmisikan data kecepatan
rendah), sehingga tidak cocock untuk mentransmisikan data.
• Kabel UTP Category 2
Mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai dengan 4
Mbps (Megabits per second)
• Kabel UTP Category 3
Digunakan pada 10BaseT network, mampu mentransmisikan data
dengan kecepatan sampai 1Mbps. 10BaseT kependekan dari 10 Mbps,
Baseband, Twisted pair.
• Kabel UTP Category 4
Sering digunakan pada topologi token ring, mampu mentransmisikan
data dengan kecepatan sampai 16 Mbps
• Kabel UTP Category 5
mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 100 Mbps,
• Kabel UTP Category 5e
mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1000 Mbps
(1Gbps), frekwensi signal yang dapat dilewatkan sampai 100 MHz.
• Kabel UTP Category 6
Mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1000 Mbps
(1Gbps), frekwensi signal yang dapat dilewatkan sampai 200 MHz. Secara
fisik terdapat separator yg terbuat dari plastik yang berfungsi
memisahkan keempat pair di dalam kabel tersebut.
• Kabel UTP Category 7gigabit Ethernet (1Gbps), frekwensi signal 400
MHz
Untuk pemasangan kabel UTP, terdapat dua jenis pemasangan kabel UTP
yang umum digunakan pada jaringan komputer terutama LAN, yaitu
Straight Through Cable dan Cross Over Cable
Kabel straight
Kabel straight merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama
antara ujung satu dengan ujung yang lainnya. Kabel straight digunakan
untuk menghubungkan 2 device yang berbeda.
Urutan standar kabel straightadalah seperti dibawah ini yaitu sesuai dengan
standar TIA/EIA 368B (yang paling banyak dipakai) atau kadang-kadang juga
dipakai sesuai standar TIA/EIA 368A sebagai berikut:
Contoh penggunaan kabel straight adalah sebagai berikut :
1 Menghubungkan antara computer dengan switch
2 Menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL
3 Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL
4 Menghubungkan switch ke router
5 Menghubungkan hub ke router
Kabel cross over
Kabel cross over merupakan kabel yang memiliki susunan berbeda antara
ujung satu dengan
ujung dua. Kabel cross over digunakan untuk menghubungkan 2 device
yang sama. Gambar dibawah adalah susunan standar kabel cross over.
Contoh penggunaan kabel cross over adalah sebagai berikut :
6 Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
7 Menghubungkan 2 buah switch
8 Menghubungkan 2 buah hub
9 Menghubungkan switch dengan hub
10 Menghubungkan komputer dengan router
Dari 8 buah kabel yang ada pada kabel UTP ini (baik pada kabel
straightmaupun cross over) hanya 4 buah saja yang digunakan untuk
mengirim dan menerima data, yaitu kabel pada pin no 1,2,3 dan 6.
Membuat kabel Straight dan Cross Over
Untuk membuat sebuah kabel jaringan menggunakan kabel UTP ini terdapat
beberapa peralatan yang perlu kita siapkan, yaitu kabel UTP, Connector
RJ-45, Crimping tools dan RJ-45 LAN Tester, contoh gambarnya seperti
dibawah ini:
Praktekmembuat kabelStraight
11 Kupas bagian ujung kabel UTP, kira-kira 2 cm
12 Buka pilinan kabel, luruskan dan urutankan kabel sesuai standar
TIA/EIA 368B
13 Setelah urutannya sesuai standar, potong dan ratakan ujung kabel,
14 Masukan kabel yang sudah lurus dan sejajar tersebut ke dalam
konektor RJ-45, dan pastikan semua kabel posisinya sudah benar.
15 Lakukan crimping menggunakan crimping tools, tekan crimping tool
dan pastikan semua pin (kuningan) pada konektor RJ-45 sudah
“menggigit” tiap-tiap kabel.
16 Setelah selesai pada ujung yang satu, lakukan lagi pada ujung yang
lain
17 Langkah terakhir adalah menge-cek kabel yang sudah kita buat tadi
dengan menggunakan LAN tester, caranya masukan masing-masing
ujung kabel (konektor RJ-45) ke masing2 port yang tersedia pada LAN
tester, nyalakan dan pastikan semua lampu LED menyala sesuai dengan
urutan kabel yang kita buat.
18 Dibawah ini adalah contoh ujung kabel UTP yang telah terpasang
konektor RJ-45 dengan benar, selubung kabel (warna biru) ikut masuk
kedalam konektor, urutan kabel dari kiri ke kanan (pada gambar dibawah
ini urutan pin kabel dimulai dari atas ke bawah).
Demikianlah sekilas penjelasan tentang kabel UTP, category kabel UTP,
standar urutan kabel straight dan cross over dan cara membuat kabel
jaringan straightmenggunakan crimping tools, semoga bisa membantu.
Menyambung kabel UTP dengan kabel USB
Alat dan bahan :
1 Kabel USB ( yang bagus ya gan...!!!! :D )
2 Kabel UTP ( yang bagus juga ya gan...!!!! :D ) kira-kira dengan panjang
10M aja lah gan
3 Gunting, Solder+timah nya lah gan, Isolasi plastik, Tang ptong / pisau
Langkah-langkahnya :
4 Potong kabel USB yang masih utuh tadi gan...jangan
ragu-ragu,rusakkan bisa beli lagi gan...heheheheee....
5 Pisah kan kabel-kabel yang ada dalam kulit kabel, dimana terdapat 4
kabel warna ( hitam, merah, putih, hijau )
6 Potong juga kabel UTP nya jadi 2 bagian gan..!!!!
7 Dalam kulit kabel UTP terdapat 8 kabel warna ( orange-putih orange,
hijau-putih hijau, biru-putih biru, coklat-putih coklat )
Susunan hubungan antara kabel USB ( jantan/betina ) dengan UTP
Kabel buat data
Hijau ( UTP ) ====> Hijau ( USB ) data +
Putih hijau ( UTP ) ====> Putih ( USB ) data -
Kabel penyalur daya ( power )
Orange ( UTP ) ====> Merah ( USB ) tegangan +5v
Sisa kabel UTP ====> Hitam ( USB ) tegangan - ( ground )
Catatan :
• kabel putih orange ( UTP ) juga bisa di gabung dengan kabel orange
( UTP )
• Jika sewaktu kabel yang sudah siap dihubungkan di colokan ke PC,
laptop/notebook tampil pesan " USB not recognized " ada 2 alternatif :
8 Disable usb2.0 melalui device manager
9 Disable usb2.0 melalui bios
Kabel Jaringan UTP Straight dan Cross Over
Kabel UTP merupakan salah satu media transmisi yang paling banyak
digunakan untuk membuat sebuah jaringan local (Local Area Network),
selain karena harganya relative murah, mudah dipasang dan cukup bisa
diandalkan. Sesuai namanya Unshielded Twisted Pair berarti kabel pasangan
berpilin/terbelit (twisted pair) tanpa pelindung (unshielded). Fungsi lilitan
ini adalah sebagai eleminasi terhadap induksi dan kebocoran. Sebelumnya
ada juga kabel STP (Shielded Twisted Pair), untuk contoh gambarnya dapat
dilihat dibawah:
Terdapat beberapa jenis kategori kabel UTP ini yang menunjukkan kualitas,
jumlah kerapatan lilitan pairnya, semakin tinggi katagorinya semakin rapat
lilitannya dan parameter lainnya seperti berikut ini:
• Kabel UTP Category 1
Digunakan untuk komunikasi telepon (mentransmisikan data kecepatan
rendah), sehingga tidak cocock untuk mentransmisikan data.
• Kabel UTP Category 2
Mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai dengan 4
Mbps (Megabits per second)
• Kabel UTP Category 3
Digunakan pada 10BaseT network, mampu mentransmisikan data
dengan kecepatan sampai 1Mbps. 10BaseT kependekan dari 10 Mbps,
Baseband, Twisted pair.
• Kabel UTP Category 4
Sering digunakan pada topologi token ring, mampu mentransmisikan
data dengan kecepatan sampai 16 Mbps
• Kabel UTP Category 5
mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 100 Mbps,
• Kabel UTP Category 5e
mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1000 Mbps
(1Gbps), frekwensi signal yang dapat dilewatkan sampai 100 MHz.
• Kabel UTP Category 6
Mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1000 Mbps
(1Gbps), frekwensi signal yang dapat dilewatkan sampai 200 MHz. Secara
fisik terdapat separator yg terbuat dari plastik yang berfungsi
memisahkan keempat pair di dalam kabel tersebut.
• Kabel UTP Category 7 gigabit Ethernet (1Gbps), frekwensi signal 400
MHz
Dalam jaringan lan atau yang umumnya menggunakan Ethernet dikenal 2
jenis kabel jaringan yaitu STRAIGHT dan CROSS , dimana keduanya memiliki
fungsi konektifitas yang berbeda dalam jaringan. Kabel STRAIGHT umumya
digunakan untuk mengghubungakan koneksi dari Port pada Switch / Hub ,
dan kabel CROSS biasa digunakan untuk koneksi point to point antar 2
komputer yang di hubungkan lewat ethernet Card.
Untuk membedakan kabel CROSS dan STRAIGHT adalah dengan melihat
susunan warna pin pada konektor RG 45 yang terdiri dari 8 warna yang
berbeda. saya akan jelaskan cara penyusunan warna yang paling umum
digunakan untuk terminasi kabel Straight dan Cross ( Standar International ) .
8 warna yang biasanya digunakan adalah Orange (O), Putih Orange (PO),
Biru (B), Putih Biru (PB), Hijau (H), Putih Hijau (PH), Coklat (C), Putih Coklat
(PC) . untuk beberapa jenis kabel kualitas tertentu biasanya hanya
menggunakan single color untuk semua pin, anda harus extra hati-hati
melakukan terminasi untuk kabel jenis ini.
1. Kabel STRAIGHT
Untuk melakukan terminasi kabel straight biasanya beberapa orang
menerapkan cara twin side yaitu menyamakan susunan antara kedua ujung
konektor tanpa memperhatikan susunan warna yang dipakai.
yang kita gunakan disini adalah susunan warna menurut standart
international,kenapa saya bilang standart international, karena dalam
kurikulum dasar yang diterapkan cisco academy standart ini pasti digunakan
dan sebagai basic knowlegde untuk seorang teknisi jaringan atau engineer
ututan ini mutlak dipahami.
adapun fungsi dari tiap pin bisa dilihat pada gambar berikut
Contoh penggunaan kabel straight adalah sebagai berikut :
1 Menghubungkan antara computer dengan switch
2 Menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL
3 Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL
4 Menghubungkan switch ke router
5 Menghubungkan hub ke router
2. Kabel CROSS
Apabila dalam melakukan terminasi pada kabel CROSS anda tidak
menggunakan standar yang ditentukan atau karena kabel yang anda
gunakan hanya memiliki 1 warna untuk tiap pinya, yang harus anda ingat
adalah urutannya.
kabel cros adalah kabel yang memiliki urutan warna yang berbeda pada
kedua ujung konektor, susunan mana saja yang membedakan nya ? dari
susunan warna yang telah anda susun anda hanya tinggal menukar urutan
pin / warna di salah satu ujung konektor yang anda pasang dimana urutan
warna yang ditukar adalah urutan ke 1 dengan yang ke 3 dan urutan warna
yang ke 2 dengan yang ke 6 . ( 1,3 ) ( 2,6 ) , Maka hasil nya seperti berikut :
adapun fungsi dari tiap pin bisa dilihat pada gambar berikut
Contoh penggunaan kabel cross over adalah sebagai berikut :
6 Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
7 Menghubungkan 2 buah switch
8 Menghubungkan 2 buah hub
9 Menghubungkan switch dengan hub
10 Menghubungkan komputer dengan router
Dari 8 buah kabel yang ada pada kabel UTP ini (baik pada kabel straight
maupun cross over) hanya 4 buah saja yang digunakan untuk mengirim dan
menerima data, yaitu kabel pada pin no 1,2,3 dan 6.
Membuat kabel Straight dan Cross Over
Untuk membuat sebuah kabel jaringan menggunakan kabel UTP ini terdapat
beberapa peralatan yang perlu kita siapkan, yaitu kabel UTP, Connector
RJ-45, Crimping tools dan RJ-45 LAN Tester, contoh gambarnya seperti
dibawah ini:
Praktekmembuat kabel Straight
11 Kupas bagian ujung kabel UTP, kira-kira 2 cm
12 Buka pilinan kabel, luruskan dan urutankan kabel sesuai standar
TIA/EIA 368B
13 Setelah urutannya sesuai standar, potong dan ratakan ujung kabel,
14 Masukan kabel yang sudah lurus dan sejajar tersebut ke dalam
konektor RJ-45, dan pastikan semua kabel posisinya sudah benar.
15 Lakukan crimping menggunakan crimping tools, tekan crimping tool
dan pastikan semua pin (kuningan) pada konektor RJ-45 sudah
“menggigit” tiap-tiap kabel.
16 Setelah selesai pada ujung yang satu, lakukan lagi pada ujung yang
lain
17 Langkah terakhir adalah menge-cek kabel yang sudah kita buat tadi
dengan menggunakan LAN tester, caranya masukan masing-masing
ujung kabel (konektor RJ-45) ke masing2 port yang tersedia pada LAN
tester, nyalakan dan pastikan semua lampu LED menyala sesuai dengan
urutan kabel yang kita buat.
18 Dibawah ini adalah contoh ujung kabel UTP yang telah terpasang
konektor RJ-45 dengan benar, selubung kabel (warna biru) ikut masuk
kedalam konektor, urutan kabel dari kiri ke kanan (pada gambar dibawah
ini urutan pin kabel dimulai dari atas ke bawah).
Kabel UTP dan Jenis Jenis nya
Jenis Kabel UTP
Ada berbagai jenis standar kabel UTPyang digunakan secara luas untuk
audio dan komunikasi data. UTP dikelompokkan dengan istilah “Category”
dan oleh karena itu nama tipe UTP diawali dengan CAT (diambil dari kata
“Category“). Semakin tinggi kategori, semakin rapat lilitan ke-delapan
pasang kabel yang ada dalam isolator kabel UTP. Semakin rapat lilitan
kabel ini, berarti semakin tinggi bandwidth efektif dan kapasitas output
yang dapat dicapai. Semakin tinggi Kategori juga berarti semakin jauh pula
jangkauan sinyal yang bisa disalurkan oleh kabel serta semakin kecil resiko
hilangnya sinyal.
Jaringan kabel data, baik analog maupun digital, dapat dianalogikan persis
seperti jalur pipa PDAM sebagai jaringan penyalur air. Logikanya semakin
besar volume air yang akan disalurkan, semakin besar pipa yang harus
disediakan. Karena kita semua paham bahwa secara teori, pipa besar
dapat menyalurkan volume air yang besar pula.
Namun ada satu lagi pemahaman penting yang menarik untuk dicermati.
Dalam jaringan data, jika ada satu titik saja dalam sirkuit atau network
karena suatu hal menjadi lambat, maka biasanya keseluruhan sirkuit atau
network tersebut akan terpengaruh. Dalam contoh analogi saluran air, jika
Anda memiliki pipa berukuran 4″ yang menyalurkan air dari satu titik ke
titik lain, air akan mengalir dengan stabil dalam jarak yang jauh.
Namun jika air mengalir beberapa meter melalui pipa berukuran 4″,
kemudian ada bagian kecil yang dipersempit menjadi berukuran 1″ maka
otomatis output air yang diterima oleh ujung yang lain dari pipa hanyalah
sebesar volume air yang dapat melewati pipa 1″, bahkan setelah
selanjutnya diperbesar kembali menjadi 4″. Dengan juga halnya dalam
jaringan. Jika Anda memiliki jaringan yang dirancang untuk mentransfer
data dengan kecepatan 100Mbps namun Anda melakukan kesalahan kecil
dengan memilih kabel yang tidak tepat, memotong kabel dengan keliru,
atau membuat konektor dengan kualitas rendah maka keseluruhan
jaringan akan menjadi lambat. Penurunan kecepatan ini terkunci pada
kecepatan titik terendah dari keseluruhan koneksi jaringan. Dalam dunia
hardware kondisi ini sering disebut sebagai bottle-neck.
Trus bagaimana cara memilih kabel yang tepat? Silakan cermati kategori
Kabel UTP yang banyak beredar berikut ini:
Kabel UTP jenis CAT3
Kabel kategori 3 adalah kabel standar yang digunakan dalam industri
telekomunikasi. Selama beberapa tahun belakangan tipe kabel ini masih
digunakan secara luas di seluruh industri telekomunikasi. Kabel tipe ini
bisa membawa data dengan kecepatan lebih dari 10Mbps. Untuk
kepentingan transfer data dalam sirkuit audio atau transfer data
kecepatan rendah biasanya cukup digunakan tipe kabel CAT3.
Kategori kabel ini banyak diminati karena relatif murah dan tersedia
dalam berbagai pilihan dari segi jumlah isi inti kabel dalam 1 unit kabel
UTP. Ada beberapa pilihan kabel yang dapat dipilih sesuai kebutuhan. Ada
yang berisi 2-pasang, 4-pasang, 6-pasang, 16-pasang, 25-pasang bahkan
lebih. Konduktor dalam kabel ini terdiri dari beberapa kawat yang dililit
berpasangan dengan isolator kabel yang dilengkapi dengan kode warna.
Kode warna dari pasangan kabel yang ada pada CAT3 dimulai dengan
“putih/biru” sebagai pasangan pertama
dan dilanjutkan dengan urutan kode warna grafik sesuai jumlah pasangan
kabel.
Kabel UTP jenis CAT5
Kabel kategori 5 dipilih menjadi standar kabel UTP semenjak pertama kali
kabel UTP populer dan digunakan untuk aplikasi komunikasi
jaringan/data. Kabel CAT5 biasanya terdiri dari empat pasang kabel. Kabel
ini diperuntukkan bagi aplikasi data hingga 100MHz. Tapi, meski kabel
data UTP umumnya dinamakan “kabel CAT5″, Jangan keliru antara CAT5
dengan CAT5E. Kabel CAT5 sangat identik dengan kabel CAT5E kecuali
bahwa kabel CAT5E memiliki standar keseragaman dan kerapatan lilitan
pasangan kabel yang lebih tinggi.
Kabel UTP jenis CAT5E
Kabel Kategori 5E adalah standar industri baru untuk instalasi kabel data
UTP. Kabel ini biasanya juga terdiri dari empat pasang kabel. Rating
bandwidth kabel CAT5E adalah 100Mbps, namun bandwith maksimalnya
bisa mencapai 1000Mbps jika diinstall dengan standar kualitas yang ketat.
Saat ini CAT5E adalah standar baru untuk semua konstruksi kabel UTP.
Oleh karenanya saat ini kabel CAT5E sudah tersedia secara luas dengan
kualitas yang lebih tinggi daripada CAT5 dengan harga dasar yang hampir
sama seperti CAT5. Bahkan beberapa perusahaan sudah menghentikan
penggunaan kabel CAT5 dalam instalasi jaringan mereka.
Kabel UTP jenis CAT6
Kabel kategori 6 adalah standar kabel UTP dengan sertifikasi resmi paling
tinggi. Kabel ini identik dengan CAT5E namun telah memenuhi standar
yang lebih ketat bukan hanya soal kerapatan lilitan tiap pasang kabel
namun juga termasuk tingkat penyaluran data, isolator kabel dan
pelindung tiap pasang kabel. Dengan lilitan semakin rapat, ditambah
semakin baik isolator dan pemisahan tiap pasang kabel maka semakin
rendah noise atau berkurangnya sinyal sehingga CAT6 mampu
menyalurkan data dengan bandwidth tertinggi di kelasnya. Kabel CAT6
biasanya juga terdiri dari empat pasang kabel tembaga. Jika Anda
melakukan instalasi jaringan 1000Mbps atau Gigabit LAN, tak ada pilihan
lain, kabel UTP tipe inilah yang harus digunakan.
Untuk cara pemasangan kabel UTP dapat dilihat di

Macam-macam kabel jaringan


Macam-macam kabel jaringan
Beberapa jenis kabel yang banyak digunakan dalam standar
penggunaan untuk komunikasi data dalam jaringan komputer
maupun Control sistem diindustri.
Ada Beberapa jenis kabel yang secara umum sering digunakan untuk
LAN yaitu Coaxial dan Twisted pair maupun dalam Control system,
yaitu :
A. Coaxial Cable
Ada 2 jenis tipe kabel coaxial yang dipergunakan untuk jaringan
komputer.
1. Thick Coaxial Cable
Kabel Coaxial jenis ini dispesifikasi standar IEEE 802.3 – 10BASES.
Dimana kabel ini mempunyai diameter rata-rata 12mm. Kabel jenis
ini biasanya disebut Standard Ethernet atau Thicknet atau Yellow
Cabel. Kabel Coaxial digunakan dalam jaringan yang mempunyai
spesifikasi antara lain :
1. setiap yang harus diterminasi dengan terminator 50 ohm.
2. maksimum 3 segment dengan tambahan peralatan.
3. setiap kartu jaringan mempunyai kemampuan penguat sinyal.
4. setiap segment maksimum berisi 100 perangkat jaringan
termasuk repeaters.
5. maksimum panjang kabel persegment 1-640 fee (500 m).
6. maksimum jarak antara segment 4920 feet (1500 m).
7. jarak maksimum antara tap (pencabang) dari kabel utama ke
perangkat (device) adalah 16 feet (5 m).
8. jarak maksimum antara tap adalah 8 feet (2,5 m)
2. Thin Coaxial Cable
Kabel ini banyak digunakan di radio amatir terutama untuk trancaiver
yang tidak memelukan output daya yang besar. Jenis yang banyak
digunakan adalah RG-8 atau RG-59 dengan impedendsi 75 ohm
untuk jaringan, kabel jenis ini yang sama digunakan RG-58 yang
telah memenuhi standard IEEE 802.3.10 BASE 2, dimana
diameternya rata-rata 5mm dan biasanya berwarna hitam setiap
perangkat dihubungkan dengan BNC T connect or kabel jenis ini dan
sebagainya thin ethernet atau thinet. Kabel jenis RG-58 A/u dan c/u
jika di implementasikan dengan T-connector dengan terminator
dalam sebuah jaringan harus mengikuti aturan sebagai berikut :
1. pada topologi bus setiap ujung kabel diberi terminator 50 ohm.
2. panjang maksimum kabel 606,8 feet (185 m) persegment.
3. setiap segment maksimum 30 device (perangkat).
4. kartu jaringan sudah menggunakan tranciver yang on broard tidak
perlu tumbuhkan trains caver kecuali repeaters.
5. maksimum ada 3 segment terhubung 1 dengan lainnya.
6. panjang minimum antar T-connector 1,5 feet (0,5 m)
B. Twisted Pair Cable
Selain menggunakan kabel coaxial ethernet juga dapat
menggunakan kabel lain yaitu : UTP (unshileded twisted pair) dan
STP (shileded twisted pair). Kabel – kabel tersebut biasanya terdiri
dari 4 kabel yang terpilih dari kabel buah kabel ini hanya 4 buah yang
digunakan untuk dapat menerima dan mengirimkan data (ethernet).
Ada 2 jenis pemasangan kabel UTP yang sering digunakan pada
jaringan lokal yaitu Straight Through Cable dan Cross Over Cable.
Penggunaan Straight Through Cable antara lain :
1. PC – Hub
2. PC – Switch
3. Hub – Hub
4. Switch – Routher
Penggunaan Cross Over Cable antara lain :
1. PC – PC
2. Switch – Switch
3. Switch – Hub
C. FO (Fiber Optic)
Kabel Fiber Optic (FO) adalah sebuah kabel yang terbuat dari serat
kaca dengan teknologi canggih dan mempunyai kecepatan transfer
data yang lebih cepat dari pada kabel biasa, Fiber Optic digunakan
pada jaringan backbone (tulang punggung) karena dibutuhkan
kecepatan yang lebih dalam jaringan ini, yang menggunakan FO
untuk jaringan biasa baik LAN, WAN, maupun MAN karena memberi
dampak yang lebih pada kecepatan dan bandwith karena FO
menggunakan bias cahaya untuk mentransfer data yang
melewatinya.
Penyambungan kabel FO dibutuhkan alat khusus yang bernama
fusion splicer alat ini digunakan untuk menyambung 2 ujung FO
dengan menggunakan panas alat ini butuh ketelitian yang sangat
tinggi. Alat ini dilengakapi dengan alat pengukur karena setiap ingin
menyambung 2 sisi FO harus diukur terlebih dahulu dan ukurannya
harus sama antara ujung A dan ujung B dan kedua ujung FO harus
benar-benar bersih biasannya digunakan alcohol 95 % dan tisu
untuk membersihkan ujung FO yang sudah dikupas atau apabila ada
kotoran sedikit saja maka fusion splicer tidak akan bisa digunakan
alias menolak untuk melakukan penyambungan.
Tipe – tipe kabel Fiber Optic :
•Kabel Singel Mode merupakan sebuah serat tunggal dari fiber glass
yang memiliki diameter 8,3 hingga 10 micro. Satu micro besarnya
sama dengan 1/250 tebal rambut manusia.
•Kabel Multimode adalah kabel yang terdiri atas multi serat fiber
glass dengan kombinasi diameter sinyal independen yang berbeda
dari fiber-fiber lain dalam bundle kabel.
•Plastic Optical Fiber (POF) merupakan kabel berbasis plastic terbaru
yang memiliki kualitas sama dengan kabel single mode tetapi
harganya sedikit lebih mahal.
Kontruksi kabel FO :
•Core : bagian ini merupakan medium fisik utama yang mengangkut
sinyal-sinyal data optical dari sumber ke device penerima core
berupa helai tunggal dari glass atau plastic yang kontinyu (dalam
micro). Semakin besar ukuran core, semakin banyak data yang dapat
diantarkan. Semua kabel FO diukur mengacu pada diameter
core-nya.
•Cladding adalah merupakan lapisan tipis yang menyelimuti Fiber
Core.
•Coating adalah lapisan plastik yng menyelimut core dan cladding
penyangga coating ini diukur dalam micro dan memiliki range 250
sampai 900 micro.
•Strengthening Fibers : terdiri atas beberapa komponen yang dapat
menolong fiber dari benturan kasar dan daya tekan tak terduga
selama instalasi.
•Cable Jacket merupakan lapisan terluar dari keseluruhan badan
kabel.
Beberapa Keuntungan dari Kabel FO :
1.Kecepatan : jaringan FO beroperasi ada kecepatan tinggi mencapai
GB/S.
2.Bandwicth : FO mampu membawa paket dengan kapasitas besar.
3.Distance : sinyal-sinyal dapat ditransmisikan lebih jauh tanpa
memerlukan perlakuan ¨refresh¨ / ¨diperkuat¨.
4.Resistance : daya tahan kuat terhadap imbas elektromagnetik
yang dihasilkan dari perangkat- perangkat elektronik seperti radio,
motor, / bahan kabel-kabel transmisi lain.
Kekurangan kabel FO :
Harga cukup mahal jika dibandingkan dengan teknologi kabel
tembaga. Hal ini karena FO dapat mengantarkan data dengan
kapasitas yang lebih besar dan jarak transmisi yang lebih jauh jika
dibandingkan tembaga yang masih memerlukan investasi tambahan
berupa perangkat penguat (repeaters). Selain itu biaya investasi
tinggi yang diperlukan untuk pengadaan sumberdaya manusia yang
andal karena tingkat kesulitan implementasi dan deployment FO
yang cukup tinggi.
D. Profibus Cable
Sejarah Profibus kembali ke rencana umum dipromosikan untuk
sebuah asosiasi dimulai di Jerman pada tahun 1987 dan untuk yang
21 perusahaan dan lembaga menyusun master plan proyek yang
disebut "lapangan bus". Tujuannya adalah untuk menerapkan dan
menyebarkan penggunaan bus lapangan bit-serial berdasarkan
persyaratan dasar dari interface bidang perangkat. Untuk tujuan ini,
perusahaan anggota sepakat untuk mendukung konsep teknis
umum untuk otomatisasi produksi (yaitu diskrit atau otomatisasi
pabrik) dan proses. Pertama, komunikasi yang kompleks protokol
Profibus FMS (Field Keterangan Pesan bus), yang dirancang untuk
menuntut tugas komunikasi, ditentukan. Selanjutnya pada tahun
1993, spesifikasi untuk protokol Profibus sederhana dan dengan
demikian jauh lebih cepat DP (Decentralized Peripherals) selesai.
Profibus FMS digunakan untuk (non deterministik) komunikasi data
antara Master Profibus. Profibus DP adalah protokol dibuat untuk
(deterministik) komunikasi antara master Profibus dan remote
mereka I / O budak.
Ada dua variasi dari Profibus yang digunakan saat ini, yang paling
umum digunakan Profibus DP, dan lebih rendah digunakan, aplikasi
tertentu, Profibus PA:
Profibus DP (Decentralized Peripherals) digunakan untuk
mengoperasikan sensor dan aktuator melalui pengontrol terpusat
dalam produksi (pabrik) aplikasi otomatisasi. Banyak pilihan
diagnostik standar, khususnya, difokuskan pada di sini.
Profibus PA (Otomasi Proses) digunakan untuk memonitor peralatan
pengukuran melalui sistem kontrol proses dalam aplikasi otomasi
proses. Varian ini dirancang untuk digunakan dalam ledakan / daerah
berbahaya (Ex-zona 0 dan 1). Physical Layer (yaitu kabel) sesuai
dengan IEC 61158-2, yang memungkinkan daya untuk dikirimkan
melalui bus untuk instrumen lapangan, sementara membatasi arus
yang mengalir sehingga kondisi peledak tidak diciptakan, bahkan jika
kerusakan terjadi. Jumlah perangkat yang terhubung ke segmen PA
dibatasi oleh fitur ini. PA memiliki tingkat transmisi data dari 31,25
kbit / s. Namun, PA menggunakan protokol yang sama dengan DP,
dan dapat dihubungkan ke jaringan DP menggunakan perangkat
coupler. DP lebih cepat bertindak sebagai jaringan tulang punggung
untuk transmisi sinyal proses ke controller. Ini berarti bahwa DP dan
PA dapat bekerja erat bersama-sama, terutama dalam aplikasi
hibrida di mana proses dan otomatisasi pabrik jaringan beroperasi
berdampingan.
Lebih dari 30 juta node Profibus dipasang pada akhir 2009. 5 juta di
antaranya di industri proses.
E. PROFINET
PROFINET adalah industri terbuka Ethernet standar Profibus &
PROFINET Internasional (PI) untuk otomatisasi. PROFINET
menggunakan standar TCP / IP dan IT, dan, pada dasarnya,
real-time Ethernet.
Konsep PROFINET memiliki struktur modular sehingga pengguna
dapat memilih fungsi Cascading sendiri. Mereka berbeda dasarnya
karena jenis pertukaran data untuk memenuhi persyaratan sebagian
sangat tinggi kecepatan.
Dalam hubungannya dengan PROFINET, kedua perspektif PROFINET
CBA dan PROFINET IO ada. PROFINET CBA cocok untuk komunikasi
berbasis komponen melalui TCP / IP dan komunikasi real-time untuk
real-time persyaratan dalam rekayasa sistem modular. Kedua pilihan
komunikasi dapat digunakan secara paralel.
PROFINET IO dikembangkan untuk real time (RT) dan real time
isochronous (IRT) komunikasi dengan pinggiran desentralisasi.
Sebutan RT dan IRT hanya menggambarkan real-time properti untuk
komunikasi dalam PROFINET IO.
PROFINET CBA dan PROFINET IO dapat berkomunikasi pada waktu
yang sama pada sistem bus yang sama. Mereka dapat dioperasikan
secara terpisah atau dikombinasikan sehingga subsistem PROFINET
IO muncul sebagai sistem CBA PROFINET dari perspektif sistem.
F. MODBUS
Modbus adalah protokol komunikasi serial yang dipublikasikan oleh
Modicon pada tahun 1979 untuk digunakan dengan pengendali yang
dapat diprogram yang logika (PLC). Sederhana dan kuat, sejak itu
menjadi salah satu protokol komunikasi standar de facto dalam
industri, dan sekarang di antara cara yang paling umum tersedia
untuk menghubungkan perangkat elektronik industri [1]. Alasan
utama untuk penggunaan luas Modbus dalam lingkungan industri
adalah:
Telah dikembangkan dengan aplikasi industri dalam pikiran
Hal ini secara terbuka diterbitkan dan bebas royalti
Sangat mudah untuk menyebarkan dan mempertahankan
Bergerak bit mentah atau kata-kata tanpa menempatkan banyak
pembatasan pada vendor
Modbus memungkinkan untuk komunikasi antara perangkat banyak
(sekitar 240) terhubung ke jaringan yang sama, misalnya suatu
sistem yang mengukur temperatur dan kelembaban dan
mengkomunikasikan hasilnya ke komputer. Modbus sering
digunakan untuk menghubungkan komputer pengawasan dengan
unit remote terminal (RTU) di kontrol pengawasan dan akuisisi data
(SCADA) sistem. Banyak dari jenis data yang diberi nama dari
penggunaannya dalam mengemudi relay: satu output-bit fisik
disebut kumparan, dan input single-bit fisik disebut masukan diskrit
atau kontak.
Pengembangan dan update dari protokol Modbus dikelola oleh
Organisasi Modbus, yang terbentuk dari pengguna independen dan
pemasok perangkat compliant Modbus

Membuat Jaringan LAN dengan 2 buah komputer


Membuat Jaringan LAN dengan 2 buah komputer
Apabila kita mempunyai 2 (dua) buah komputer tetapi kita ingin
menghubungkan kedua komputer ini lewat jaringan. Untuk
gampangnya harus lewat switch hub, tetapi kalau hanya untuk
menghubungkan 2 (dua) komputer saja rasanya sayang kita untuk
mengeluarkan uang untuk membeli peralatan tersebut. Untuk itu disini
saya menulis artikel yang menerangkan bagaimana caranya
menghubungkan kedua komputer tanpa harus lewat sarana switch hub.
Untuk lebih jelasnya saya gambarkan dengan diagram berikut ini.
Gambar diatas merupakan jaringan dengan memakai Switch Hub
Tetapi yang akan kita bahas disini adalah jaringan komputer tanpa
memakai switch hub, jadi gambarnya adalah sebagai berikut :
Dengan adanya dua perbandingan dua gambar diatas
mudah-mudahan jelas maksudnya disini.
Untuk penyambungan kabel tentu juga berbeda, disini kita
menggunakan cara Cross Over.
Cara Pengkabelan :
Siapkan kabel UTP dan connector RJ 45 :
masing-masing warna sesuai dengan pasangannya (warna putih).
Pasangan warna putih ini jangan sampai ketukar.
Dan gambar dibawah ini merupakan Connector RJ45 yang
digambarkan beserta susunan pin-nya (kakinya).
crimpingtool Gambar dibawah ini namanya Crimping Tool, digunakan
untuk menyambung kabel dengan Connector jaringan.
Setelah melihat peralatan diatas sekarang kita menginjak pada cara
pengkabelan. Seperti yang diterangkan diatas kita menggunakan
konfigurasi Cross Over. Tapi harus diingat, konfigurasi ini hanya
digunakan untuk menghubungkan dua komputer secara langsung, jadi
konfigurasi kabel ini tidak berfungsi kalau menggunakan switch hub.
Gambar diatas ini merupakan konfigurasi yang harus Anda lakukan
dalam pengkabelan. Anggap saja yang disebelah kiri merupakan salah
satu ujung kabel yang dihubungkan dengan RJ45, masukan urutan
warna kabel sesuai dengan nomer pin-nya. Yang disebelah kiri ini
merupakan susunan Standard.
Sedangkan yang disebelah kanan merupakan ujung kabel yang
satunya, dan masukkan urutan warna kabel juga sesuai dengan nomer
pin-nya. Konfigurasi disebelah kanan ini merupakan Cross Over.
Yang perlu diperhatikan panjang antar ujung kabel jangan sampai
melebihi 100 meter.
Setelah kedua ujung kabel di Crimping dengan baik langsung saja di
pasang (Plug) pada Ethernet port pada masing-masing komputer.
Yakinkan lampu indikator (biasanya terletak didekat port Ethernet)
menyala di kedua komputer.
Berikutnya adalah men-setting konfigurasi sofware-nya
Membuat Jaringan Komputer LAN Sederhana
Apabila sobat di rumah mempunyai komputer lebih dari satu, dan
masing-masing komputer ingin terhubung antara satu dengan yang
lainnnya supaya bisa sharing data, printer, sharing koneksi internet dll,
kita bisa lakukan dengan membuat jaringan komputer LAN( Local
Area Network ) sederhana..
Kalau pada postingan yang lalu digunakan koneksi adhoc wireless,
pada postingan kali ini kita gunakan koneksi kabel yaitu menggunakan
kabel data UTP (Unshielded twisted pair), yaitu standard kabel untuk
koneksi jaringan LAN.
Komputer yang dipakai pada saat ini umumnya sudah dilengkapi
dengan LAN Card atau disebut juga NIC (Network Interface
Controller), atau Ethernet Card.
• Kalau jumlah komputer yang akan dikoneksikan hanya dua buah,
kita hanya cukup menyediakan satu buah kabel UTP dengan panjang
sesuai jarak antara komputernya yang di kedua ujung kabelnya telah
dipasangi konektor RJ-45(standard konektor untuk kabel LAN UTP)
dengan konfigurasi Cross/ silang.
• Kalau Jumlah komputer yang akan dikoneksikan lebih dari 2 buah,
maka kita harus menambahkan suatu alat yang bernama Switch
atau Hub. Pada saat ini harga sebuah switch untuk standard rumahan
sudah sangat terjangkau .
Dari masing - masing komputer dihubungkan ke switch
menggunakan kabel UTP dengan konektor RJ-45 di kedua ujungnya
dengan konfigurasi Straight/lurus.
• Pemasangan konektor pada kabel UTP bisa dibuat sendiri, tetapi
untuk mudahnya sobat tinggal pergi saja ke toko komputer yang juga
menyediakan peralatan jaringan, dan tinggal bilang untuk membeli
kabel UTP sekalian pasangkan konektornya dengan konfigurasi
cross/silang untuk koneksi komputer ke komputer(dua
buah komputer), atau straight/lurus untuk koneksi lebih dari
2 komputer /menggunakan switch.
Konfigurasi Alamat IP (Internet Protocol / TCP IP )
Agar dapat saling berkomunikasi , masing – masing komputer harus
diberi alamai IP
• Masuk ke Network Connection (Start-->Control Panel
-->Network Connection )
• Pilih/dobel klik Local Area Connection
• Dobel klik pada Internet Protocol (TCP / IP)
• Klik Use The following IP address, kemudian isi IP address dan
subnet Mask
Misal,
komputer1 IP Address : 192.168.0.1
komputer2 IP Address : 192.168.0.2
komputer3 IP Address : 192.168.0.3
komputer4 IP Address : 192.168.0.4
dst..
Subnet Mask harus sama : 255.255.255.0
Untuk mengetahui berhasil tidaknya koneksi lakukan perintah ping
dari komputer satu ke komputer lainnya
Misal dari komputer1 ke komputer2 :
• Di Komputer1 : Klik Start-->Klik Run-->ketik CMD --> klik OK,
maka akan tampil Command Prompt
• Ketik ping 192.168.0.2 tekan enter
harus ada Reply dari komputer2
•Lakukan perintah yang sama untuk mengetahui koneksi ke komputer
yang lainnya.

Pengertian komputer dan sejarah komputer


Pengertian komputer dan sejarah komputer
Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut
perintah yang telah dirumuskan. Kata komputer semula dipergunakan
untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan
perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata
ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya,
pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah
aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang
tidak berhubungan dengan matematika.
Secara luas, Komputer dapat didefinisikan sebagai suatu peralatan
elektronik yang terdiri dari beberapa komponen, yang dapat bekerja
sama antara komponen satu dengan yang lain untuk menghasilkan
suatu informasi berdasarkan program dan data yang ada. Adapun
komponen komputer adalah meliputi : Layar Monitor, CPU, Keyboard,
Mouse dan Printer (sbg pelengkap). Tanpa printer komputer tetap
dapat melakukan tugasnya sebagai pengolah data, namun sebatas
terlihat dilayar monitor belum dalam bentuk print out (kertas).
Dalam definisi seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis
kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua
komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok
untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang memproses informasi"
atau "sistem pengolah informasi."
Saat ini, komputer sudah semakin canggih. Tetapi, sebelumnya
komputer tidak sekecil, secanggih, sekeren dan seringan sekarang.
Dalam sejarah komputer, ada 5 generasi dalam sejarah komputer.
Generasi komputer
Generasi pertama
Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat
dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk
mengeksploit potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal ini
meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta
mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad
Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer, Z3,
untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali.
Pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan
kekuatan komputer. Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan
komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk
memecahkan kode rahasia yang digunakan Jerman. Dampak
pembuatan Colossus tidak terlalu memengaruhi perkembangan
industri komputer dikarenakan dua alasan. Pertama, Colossus bukan
merupakan komputer serbaguna(general-purpose computer), ia hanya
didesain untuk memecahkan kode rahasia. Kedua, keberadaan mesin
ini dijaga kerahasiaannya hingga satu dekade setelah perang berakhir.
Usaha yang dilakukan oleh pihak Amerika pada saat itu menghasilkan
suatu kemajuan lain. Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur
Harvard yang bekerja dengan IBM, berhasil memproduksi kalkulator
elektronik untuk US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang
setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang
500 mil. The Harvard-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator,
atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Ia menggunakan
sinyal elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik.
Mesin tersebut beropreasi dengan lambat (ia membutuhkan 3-5 detik
untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak
dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan
aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.
Perkembangan komputer lain pada masa kini adalah Electronic
Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh
kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of
Pennsylvania. Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5
juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat
besar yang mengonsumsi daya sebesar 160kW.
Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dan
John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna
(general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat
dibandingkan Mark I.
Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957)
bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usaha
membangun konsep desain komputer yang hingga 40 tahun
mendatang masih dipakai dalam teknik komputer. Von Neumann
mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC)
pada tahun 1945 dengan sebuah memori untuk menampung baik
program ataupun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk
berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya
kembali. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan
sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk
dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I
(Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand,
menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model
arsitektur Von Neumann tersebut.
Baik Badan Sensus Amerika Serikat dan General Electric memiliki
UNIVAC. Salah satu hasil mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC
dalah keberhasilannya dalam memprediksi kemenangan Dwilight D.
Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952.
Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa
instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu.
Setiap komputer memiliki program kode biner yang berbeda yang
disebut "bahasa mesin" (machine language). Hal ini menyebabkan
komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain
komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang
membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dan
silinder magnetik untuk penyimpanan data.
Generasi kedua
Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat memengaruhi
perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di
televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik
berkurang drastis.
Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956.
Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik
membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil,
lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding
para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi
baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer
bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC.
Komputer-komputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium
energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah
kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin
tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk
kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya.
Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di
Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di
US Navy Research and Development Center di Washington D.C.
Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa
assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan
singkatan-singakatan untuk menggantikan kode biner.
Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang
sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan.
Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang
sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki
komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer
pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem
operasi, dan program.
Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah 1401 yang
diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir
seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua
untuk memprosesinformasi keuangan.
Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman
yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer.
Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi
penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, komputer dapat mencetak
faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk
atau menghitung daftar gaji. Beberapa bahasa pemrograman mulai
bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common
Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator
(FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini
menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan
formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini
memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer.
Berbagai macam karier baru bermunculan (programmer, analis sistem,
dan ahli sistem komputer). Industr piranti lunak juga mulai
bermunculan dan berkembang pada masa komputer generasi kedua
ini.
Generasi ketiga
Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum,
namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat
berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer. Batu kuarsa
(quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur
di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC :
integrated circuit) pada tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga
komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat
dari pasir kuarsa. Pada ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih
banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang
disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil
karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan
komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi
(operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan
berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah
program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori
komputer.
Generasi keempat
Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan
ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Large Scale
Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip.
Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat
ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.
Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut
menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak
komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang
logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut
juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer.
Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971membawa kemajuan
pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer
(central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam
sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk
mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah
mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk
memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian,
setiap piranti rumah tangga seperti microwave, oven, televisi, dan
mobil dengan electronic fuel injection (EFI) dilengkapi dengan
mikroprosesor.
Perkembangan yang demikian memungkinkan orang-orang biasa
untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi
dominasi perusahaan-perusahaan besar atau lembaga pemerintah.
Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan
produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer
ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang
mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling
populer pada saat itu adalah program word processing dan
spreadsheet. Pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600
menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih
canggih dan dapat diprogram.
Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal
Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah.
Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit pada tahun 1981
menjadi 5,5 juta unit pada tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65
juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran
yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop
computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas
(laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).
IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan
pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena
memopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara
saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks.
Macintosh juga memopulerkan penggunaan piranti mouse.
Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible
dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III,
Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6,
Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi
keempat.
Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja,
cara-cara baru untuk menggali potensial terus dikembangkan. Seiring
dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputer-komputer
tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan
untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan juga untuk
dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Jaringan
komputer memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk
kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas.
Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga Local Area
Network atau LAN), atau [kabel telepon, jaringan ini dapat
berkembang menjadi sangat besar.
Generasi kelima
Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena
tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi
kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C.
Clarke berjudul 2001: Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh
fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan
kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI), HAL dapat cukup
memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia,
menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya
sendiri.
Walaupun mungkin realisasi HAL9000 masih jauh dari kenyataan,
banyak fungsi-fungsi yang dimilikinya sudah terwujud. Beberapa
komputer dapat menerima instruksi secara lisan dan mampu meniru
nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa asing juga
menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhana. Namun fasilitas
tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer
menyadari bahwa pengertian manusia sangat bergantung pada
konteks dan pengertian ketimbang sekedar menterjemahkan kata-kata
secara langsung.
Banyak kemajuan di bidang desain komputer dan teknologi yang
semakin memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua
kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan
paralel, yang akan menggantikan model non Neumann. Model non
Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu
mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak.
Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan
aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat
mempercepat kecepatan informasi.
Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan
proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new
Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak
kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun
beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi
kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di
dunia.

Peralatan untuk membangun jaringan


Peralatan untuk membangun jaringan
Banyak cara untuk kita agar dapat menghubungkan komputer satu
dengan komputer yang lainnya, salah satu caranya adalah dengan cara
jaringan LAN yang mengadopsi Jaringan Kabel.
Adapun cara-cara dasar untuk membuat jaringan tersebut diantaranya
adalah dengan cara menyambung kabel UTP ke RJ 45 (crimping).
Bahan-bahan yang dibutuhkan antara lain :
1.Konektor RJ45
Ini Konektor yang akan menancap ke setiap perangkat yang akan
dihubungkan, pemasangan harus tepat supaya komunikasi data juga
bisa maksimal.
2. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)
Ini kabel penghubung PC. Kabel UTP sebenarnya ada beberapa
kategori, biasanya yang dipake untuk LAN itu cat 5 dan 6.
3. Crimping Tool
Perangkat yang sangat penting, digunakan untuk memasang dan
mengunci kabel UTP ke konektor.
4. Kabel Tester
Untuk memastikan kabel yang sudah dibuat bisa digunakan, bisa
menggunakan alat ini.
5.PC
6.Switch
Switch merupakan perangkat jaringan yang bekerja pada OSI Layer 2,
Data Link Layer. Meski bentuknya serupa dengan hub, kita tidak
sebaiknya menyebutnya dengan istilah switch hub. Switch bukanlah
hub. Switch menggunakan MAC Address untuk memilah paket data
mana yang akan diteruskan ke port mana. Sekali ada perangkat yang
terhubung melalui port tertentu, dia akan mencatatnya pada MAC
Address table di memorynya, sehingga punya "ingatan" sederhana
untuk meneruskan paket data ke port yang sesuai saja, dan tidak
membabi buta layaknya hub. Collision masih mungkin terjadi, namun
sudah diminimalisir.
Langkah Kerja :
1.Siapkan semua peralatan terutama kabel, konektor RJ-45,kabel
tester dan Crimping tool.
2.Kelupas bagian luar kabel UTP sepanjang kira-kira 2 cm dengan
menggunakan pisau tang
3.Urutkan warna kabel sesuai tipe straight :
4.Potong rapi ujung kabel:
5.Masukkan ujung kabel UTP tadi ke dalam konektor RJ-45.
6.Krimping kabel utp dengan konektor RJ 45:
7.Uji dengan kabel tester:
8.Hubungkan Kabel Utp Ke PC lalu hubungkan ke switch Dengan
metode topologi star
REMOTE ANYTHING
Langkah-langkah mengunakan Remote Anything :
1.Atur IP address Pada PC master dan PC slave
Klik Kanan Pada Icon Berikut :
2. Klik kanan pada Local Area Connection lalu pilih properties pilih
Internet Protocol(TCP/IP) lalu pilih Properties
3. Setelah selesai mengisi IP Address klik ok
4. Masuk ke progam remote anything Master klik 2X icon Berwarna
Kuning
5. Buka program remote anything slave pada pc lain klik 2X icon
Berwarna merah.
6.Tambahkan ip slave pada RA Master